Tuesday, September 8, 2009

Kampung Naga

Kampung Naga merupakan perkampungan tradisional dengan luas areal kurang lebih 4 ha. Lokasi obyek wisata Kampung Naga terletak pada ruas jalan raya yang menghubungkan Tasikmalaya - Bandung melalui Garut, yaitu kurang lebih pada kilometer ke 30 ke arah Barat kota Tasikmalaya. Secara administratif Kampung Naga termasuk kampung Legok Dage Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya.

Daya tarik obyek wisata Kampung Naga terletak pada kehidupan yang unik dari komunitas yang terletak di Kampung Naga tersebut. Kehidupan mereka dapat berbaur dengan masyrakat modern, beragama Islam, tetapi masih kuat memlihara Adat Istiadat leluhurnya. Seperti berbagai upacara adat, upacara hari-hari besr Islam misalnya Upacara bulan Mulud atau Alif dengan melaksanakan Pedaran (pembacaan Sejarah Nenek Moyang) Proses ini dimulai dengan mandi di Sungai Ciwulan dan Wisatawan boleh mengikuti acara tersebut dengan syarat harus patuh pada aturan disana.

Bentuk bangunan di Kampung Naga sama baik rumah, mesjid, patemon (balai pertemuan) dan lumbung padi. Atapnya terbuat dari daun rumbia, daun kelapa, atau injuk sebagi penutup bumbungan. Dinding rumah dan bangunan lainnya, terbuat dari anyaman bambu (bilik). Sementara itu pintu bangunan terbuat dari serat rotan dan semua bangunan menghadap Utara atau Selatan. Selain itu tumpukan batu yang tersusun rapi dengan tata letak dan bahan alami merupakan ciri khas gara arsitektur dan ornamen Perkampungan Naga.

Obyek wisata ini merupakan salah satu obyek wisata budaya di Tasikmlaya Wisatawan biasanya memiliki minat khusus yaitu ingin mengetahui dan membuktikan secara nyata keadaan tesebut. Pengembangan obyek wisata Kampung Naga termasuk dalam jangkauan pengembangan jangka pendek.
 23

Obyek wisata budaya ini dapat ditempuh dengan waktu 1 jam baik dari Garut maupun Pusat Kota Tasikmalaya,dengan area parkir yang cukup luas, akan dijumpai Monumen Kujang Pusaka yang merupakan Simbol dan dibuat dari 900 Pusakayang ada di Indonesi, disini juga dijumpai kios-kios makanan minuman dan kerajinan-kerajinan khas kampung naga juga kerajinan lain di kabupaten Tasikmalaya.

Untuk menuju ke perumahan adat Naga, harus menuruni anak tangga yang berjumlah 360 buah anak tangga ayng disuguhi dengan indahnya pemandangan asri dan alami. Di sebelah timur Kampung Naga, terdapat hutan keramat yang dikelilingi Sungai Ciwulan dan terdapat pula makam keramat Sembah Dalem Singaparana (Leluhur atau Karuhun Masyarakat Kampung Naga)

Wisatawan pun dapat menginap di rumah-rumah penduduk di kampung naga ini, akan tetapi sebelumnya harus melakukan survey dan meminta ijin kepada Sesepuh Adat apabila mendatangkan rombongan karena menyangkut jumlah rumah yang hanya berjumlah 112 rumah.

0 comments:

Post a Comment

Note :

1. Berikan komentar Anda yang sesuai dengan isi artikel
2. Berkomentarlah dengan bijak dan tidak boleh ada SARA
3. Mohon untuk tidak melakukan SPAM

Semoga tali Silaturrahim kita terus terjalin dengan saling berbagi informasi

Regards,
Yogi Hendra Kusnendar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...